Sabtu, 13 Agustus 2011

Love Vs. Hate

Sekarang saya tahu betapa tipisnya batas antara cinta dan benci.

Memang butuh waktu lama untuk mencintai, tapi cukup sedetik bisu untuk mengubahnya jadi benci, setengah mati.

Tidak, saya tidak marah. Saya murka! Rasanya ingin ku telan saja kau sebagai menu buka puasa. Tp saya bukan kanibal! Saya manusia, punya perasaan, tak seperti kau yang tak berhati.

Huh, hanya Allah yang tahu perasaanku saat ini. Bahkan saya sendiri tak tahu. #absurd

Untung ada sahabat dan keluarga tercinta. Tanpa sadar dan sengaja canda mereka menghadirkan tawa, mengobati luka. Seolah mereka adalah malaikat-malaikat penjaga yang dikirim Allah untuk menghiburku.

Allah yang selalu ada dan cinta padaku, dan aku tidak akan membiarkan cintanya padaku berubah jadi benci, setipis apapun batas di antara keduanya.

Karena sungguh bodoh membiarkan orang yang mencintaimu, membencimu.




0 comments:

 
Diberdayakan oleh Blogger.