Jumat, 08 April 2011

Jerawat Gila


Gak tau ini cuma saya atau kalian juga mengalaminya...
Begini, kenapa kalo balik ke rumah (Well, rumah saya di Pekalongan dan saya kuliah dan tinggal di Semarang) jerawat di muka saya makin menggila???
Jawaban A: karena polusi.
Yah, Sepanjang jalan kenangan. Eh, sepanjang jalan Semarang-Pekalongan kan bukan bis saya (lu punya bis, Dap?), maksudnya bis yang saya tumpangi doang yang lewat, masih banyak lagi kendaraan lainnya. Artinya polusi sudah jadi gantinya oksigen. Belum lagi debu yang dengan sukarela mengganti tugas face cream, main nempel-nempel aja di muka. Akibatnya, jerawat semakin menjamur.
Jawaban B: Di rumah penuh cinta.
Katanya kalo ada cinta ada jerawat? Tapi itu berlaku juga gak ya buat cinta dalam konteks keluarga?
Jawaban C: Di rumah makan enak dan bergizi.
Gak seperti di kos, cuma mampu makan rames, penyet, ama kucing; di rumah makan saya lebih enak dan bergizi. Muka saya gak kuat kali yah lihat makanan enak jadi pengen makan juga. Gara-gara muka saya gak punya tangan ya jadilah ini jerawat yang menggapai-gapai minta makan. Ngaco ah.
Yang bener mungkin karena banyak lemak jadi jerawatan. Gitu kali ya? Tanya ama dokter kecantikan aja deh..
Jawaban D: semua benar.
Berarti jerawat semakin menggila karena polusi dan di rumah penuh dengan cinta dan makanan enak.
Silakan dipilih jawaban yang anda anggap paling benar. Kalo udah selesai silakan dikumpulkan di meja saya beserta lembar soalnya. Jangan lupa tuliskan nama dan NIM anda.

0 comments:

 
Diberdayakan oleh Blogger.