Minggu, 20 Maret 2011

The Exploding Tire


Seminggu yang lalu, 13 Maret 2011, saya dan seorang teman saya.. sebut aja tante, berangkat ke Semarang. Gak tahu kenapa PO bis patas penuh semua, akhirnya dengan amat sangat terpaksa kami naik bis ekonomi. Padahal cuaca lagi panas-panasnya. Tambah panas aja karena bangku yang sempit, penumpang yang berdesak-desakan, dan bis ini juga ada AC-nya.
Seolah belum cukup tersiksa, di tengah perjalanan bis ini mogok. Bannya bocor. Salah. Ban luarnya yang bocor, robek. Apalah. Dan setelah masalah ini teratasi dan bis kemblai berjalan kira-kira 3 km, bannya pecah lagi. Salah. Kali ini MELEDAK. DORR!! Dan setelah kembali menunggu kira-kira satu hari. Salah. Satu jam. Dan ternyata pak supir gak bermaksud untuk benerin bisnyadamn it―tapi malah mengoper semua penumpang ke bis lain―yang sudah cukup penuh tanpa ditambah serombongan orang-orangyang  kasihan banget karena bis yang ditumpanginya mogok sampe dua kali (kalimat tidak efektifkah? Whatever!)― yang apes karena kebetulan lewat jalan yang sama.
Dan akhirnya―karena tak ada bangku kosong yang tersisa―sepanjang akhir perjalanan yang makin panas itu saya habiskan dengan berdiri di dalam bis―dan terus berharap mas-mas yang berdiri di samping saya ternyata adalah doraemon yang sedang menyamar, yang dengan senang hati mau meminjamkan pintu kemana saja kepada saya supaya saya bisa langsung tiba di kamar kos tanpa melewati perjalanan berdiri-panas-berdesak-desakan ini―dan berusaha tetap tabah dalam menjalani beratus-ratus kilometer dan berjam-jam waktu dalam keadaan berdiri tentunya.
Tak terbayangkan sampe Semarang bakal secapek apa, padahal rencananya sesampai di kos saya mau ngerjain tugas-tugas yang belum sempat saya sentuh. Dan seorang teman―THANKS LA!― mengusulkan pengalaman saya hari itu ditulis buat tugas menuls text writing. Dan inilah hasilnya.
Tut tuut tuuut. Saya sensor ding. Kapan-kapan aja saya lihatin. Takut dijiplak. Soalnya nih tugas baru dikumpulin kemaren Kamis. Kalo sampe ada anak sekampus yang sengaja atau gak sengaja ngopi kan gaswat. Bisa-bisa hasil karya saya ga dikasih nilai pak dosen gara-gara ada yang nyamain. hehe.
Yasudah.

0 comments:

 
Diberdayakan oleh Blogger.