Kamis, 13 Januari 2011

SEBODO AMAT!

Wow.
Itu bener-bener bukan saya.
Meski kadang dari luar terlihat masa bodo. Aslinya saya orang yang paling enggak bisa masa bodo tapi berusaha masa bodo. Maksudnya, biar kelihatannya enggak mau tau, tapi saya selalu pengen tahu apa yang terjadi dan khawatir akan terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan.
Sebenarnya sikap masa bodo itu penting lho. Asal tidak berlebihan.
Saya pernah dapat kelas yang komtingnya punya sifat masa bodo enggak ketulungan. Dia enggak punya kontak temen-temen sekelasnya dan enggak berusaha mencari tahu. Hasilnya, tiap kali dosen ngabarin sesuatu, anak-anak sekelas enggak dikasih tau dan akhirnya kelas kita sering kena semprot dosen karena enggak bikin tugas, dan sebagainya. Kasus ini jelas ngeselin, bikin bete. Amit-amit dah punya temen kayak gitu.
Makanya, penting banget buat kita untuk bisa memanage sikap masa bodo kita dengan baik.
Kenapa masa bodo itu penting?
Well, setiap kali kita ada masalah berat. Sebut saja, nilai jelek, ujian praktek pidato memalukan (curhat niyee) dan kita down karenanya. Sedih. Malu dan menghindar tiap ketemu dosen pengampu dan temen sekelas yang nonton pidato kita. Saya rasa itu agak berlebihan. Itulah fungsinya sikap masa bodo. Masa bodo di sini bukan berarti masa bodo sebodo-bodonya, enggak mau tahu seenggak mau-maunya. Masa bodo di sini dalam artian “Hei, saya sudah berusaha maksimal dan ternyata hasilnya kurang memuaskan, saya enggak boleh terus memikirkan yang telah lalu, saya bisa lebih baik di masa yang akan datang” dan “Hei, nothing’s perfect, isn’t it? So why do I keep this frustrated face?” See the different?
Dalam kasus patah hati sikap ini juga penting banget lho. Bukan berarti masa bodo dengan cinta lalu memutuskan untuk melajang seumur hidup. Masa bodo di sini artinya semacam ungkapan “It’s not the end of the world”, “There’s plenty more fish at sea” jadi masa bodo amat dengan yang sudah pergi. Lagian ngapain diambil pusing, just let him go. If he’s the Mr. Right, he’ll come back. But he is not; you’ll find another guy, the better and better one. Hidup cuma sekali guys, jangan terlalu diambil pusing. Nikmati saja!

0 comments:

 
Diberdayakan oleh Blogger.